Garuda Muda harus menang lawan Guinea

Timnas Guinea, Afrika yang bakal menjadi lawan laga PSSI Garuda (9 Mei) untuk mendapat satu tiket Olimpiade Paris 2024.,

TEKAD dan semangat para penggawa Garuda Muda didukung fanatisme jutaan penduduk Indonesia, di dalam negeri dan para diaspora,  tak bisa menghindari kekalahan dari skuad Iraq, 1 – 2 di laga memperebutkan juara ke-3 Piala Asia U-23 2024.

Selain hanya meraih juara ke-4, skuad Garuda akibat kekalahannya dari Iraq pada perpanjangan waktu 15 menit kedua dalam laga yang digelar di stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat dini hari (3/5) juga harus bertanding lawan Guinea untuk mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024.

Jika gagal lagi dalam laga playoff  melawan Guinea yang mewakili Afrika (juara ke-4 Piala Afrika), mimpi kesebelasan Indonesia ikut olimpiade setelah absen 68 tahun harus dikubur lagi.

PSSI pernah sekali mengikuti Olimpiade musim panas di Melbourne, Australia pada 1956, walau itu pun hanya karena  menggantikan Taiwan yang mengundurkan diri.

Jika berhasil lolos Olimpiade, kehadiran timnas Indonesia akhir-akhir ini  cukup mengejutkan, paling tidak di kawasan, setelah meraih juara SEA Games 2023 sejak 32 tahun lalu dan kemudian, lolos di putaran Piala Asia U-23 sampai empat besar bersama Jepang, Irak dan Uzbekistan.

Selanjutnya, untuk mendapat tiket Olimpiade Musim Panas Paris 2024 yang akan digelar 26 Juli sampai 3 Agustus, tim Garuda Muda akan berlaga dengan Guinea di markas kesebelasan Perancis di Clairefontaine, 9 Mei.

Jika menang, anak-anak asuhan Shin Tae-yong itu akan berada di Grup D turnamen sepakbola Olimpiade Paris bersama Argentina, Maroko dan Ukraina.

Tim lawan dari benua Hitam itu tidak bisa dianggap remeh, mengingat nilai kesebelasannya jauh lebih tinggi yakni 7,68 juta Euro atau setara Rp132 miliar dibandingkan PSSI Rp82 miliar.

Mayoritas pemain Guinea juga merumput di berbagai klub di daratan Eropa, sedangkan dari perbandingan peringat FIFA, Indonesia yang mengalami lompatan luar biasa sejak 2023 yakni dari 172 ke 134 masih jauh di bawah Guinea (76).

Selagi “bola masih bundar”, walau hanya tersisa satu jalan menuju Olimpade Paris 2024 dengan memenangi laga melawan Guinea, ayo para penggawa Garuda Muda, tetap semangat, jangan sampai kehilangan asa!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here