Gempa M 5,4 di Kota Sanana Disebabkan Deformasi Kerak Bumi

Ilustrasi Gempa Bumi. (Foto: iStockphoto)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Kota Sanana di Maluku Utara diguncang gempa bumi berkekuatan 5,4 magnitudo pada Sabtu (2/11/2024), dini hari, yang disebabkan oleh aktivitas deformasi kerak bumi di perairan setempat.

Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyebutkan bahwa gempa dangkal ini memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.

“Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 26 kilometer, dengan koordinat 0,51° Lintang Utara dan 125,88° Bujur Timur, sekitar 166 kilometer di barat laut Kota Sanana,” kata Daryono dalam keterangannya.

Hasil analisis awal BMKG pada pukul 00.19 WIB menunjukkan bahwa selain Sanana, gempa tersebut juga dirasakan di beberapa wilayah di Kabupaten Kepulauan Sula dengan intensitas IV MMI, serta Kabupaten Bolaang Mongondow dengan intensitas III MMI.

Gempa dangkal dengan kekuatan terkini sebesar 5,3 magnitudo ini dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga pukul 00.50 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan, dan belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG, kata Daryono, mengimbau masyarakat di Sanana dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

Informasi terbaru mengenai gempa ini akan disampaikan secara menyeluruh oleh BMKG dan dapat diakses melalui aplikasi infoBMKG, media sosial, atau menghubungi kantor BMKG terdekat.

BMKG juga mendorong masyarakat untuk selalu mengikuti panduan mitigasi bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara demi keselamatan bersama.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here