JAKARTA, KBKNEWS.id – Korban luka akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Istanbul, Turki, pada Rabu, bertambah menjadi 236 orang.
Kantor gubernur mengatakan 236 orang terluka setelah melompat dari ketinggian karena panik dan bahwa mereka masih mendapat perawatan di rumah sakit, sementara ratusan bangunan juga dilaporkan rusak.
“Hingga saat ini, total 378 laporan kerusakan bangunan telah diterima berdasarkan permintaan rahasia yang diajukan ke saluran darurat 112,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Urbanisasi, dan Perubahan Iklim Murat Kurum, seraya menambahkan bahwa sembilan rumah telah diidentifikasi memerlukan evakuasi.
“Tim kami dari Direktorat Provinsi Lingkungan Hidup, Urbanisasi, dan Perubahan Iklim telah mengidentifikasi persyaratan evakuasi untuk 9 rumah,” tambahnya, dilansir Anadolu Agency.
Menurut Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD), pusat gempa berada di distrik Silivri, Istanbul.
Gempa bumi terjadi pada pukul 12.49 waktu setempat (09.49 GMT) dan terasa kuat di seluruh Istanbul, wilayah bagi lebih dari 15 juta orang, dan provinsi-provinsi tetangga, yang mendorong penduduk untuk meninggalkan gedung karena takut.
Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan gempa bumi terjadi pada kedalaman hampir 7 kilometer (4,3 mil), dan berlangsung selama 13 detik.




