GAZA – Gerakan perlawanan Hamas Palestina telah merilis foto-foto pasukan khusus Israel yang menyusup ke Gaza dan terlibat dalam serangan komando yang gagal pada minggu lalu.
Foto-foto tersebut meningkatkan kekhawatiran dalam militer rezim, yang meminta orang dan media untuk tidak membaginya.
Serangan komando yang terjadi pada 11 November membuat anggota pasukan khusus Israel menyusup ke kota Gaza Khan Younis dalam mobil sipil untuk operasi rahasia.
Namun, mereka gagal melaksanakan misinya, karena segera ditemukan di sebuah pos keamanan Palestina, dan serangan itu menjadi pertikaian sengit antara Israel dan pasukan keamanan di Gaza. Tujuh warga Palestina telah kehilangan nyawa dalam aksi tembak-menembak, dan operasi juga menewaskan komandan brigade Al Qassam.
Para penyusup dipaksa mundur di bawah perlindungan serangan udara militer Israel. Mereka dievakuasi kembali ke wilayah-wilayah pendudukan dengan helikopter.
Seorang letnan kolonel Israel tewas dalam serangan balasan Hamas, yang oleh Brigade Qassam dijuluki “Operasi Ujung Pedang.”
Ini juga meyakinkan bangsa Palestina bahwa mereka akan berhasil menemukan potongan-potongan teka-teki yang hilang, mendesak orang-orang untuk memberikan Hamas informasi yang mungkin mereka miliki pada foto-foto itu.
Misi Israel yang gagal telah memicu aksi kekerasan terburuk sejak perang rezim 2014 di wilayah pesisir yang diblokir, hingga akhirnya gencatan senjata disepakati kedua belah pihak, yang membuat Netanyahu didesak mundur ribuan warganya karena dianggap kalah dari perseteruan dengan Hamas.





