Hari ke-35 Perang: Saling Incar Infrastruktur

PESAWAT-pesawat tempur Amerika Serikat, Kamis (2/4) dilaporkan  membombardir infrastruktur strategis, termasuk jembatan strategis, gudang munisi di Isfahan  dan sejumlah fasilitas energi Iran.

Serangan ke jembatan tertinggi di Timur Tengah, Karaj, 35 Km barat daya Teheran, dilancarkan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan membuat Iran kembali ke “Zaman Batu”.

Sebaliknya, Iran tidak tinggal diam dan melakukan serangan drone serta rudal terhadap sejumlah pangkalan militer  AS di kawasan Teluk dan Israel, termasuk menargetkan kilang minyak di Haifa.

Pangkalan militer AS di Bahrain dilaporkan terkena serangan rudal , sementara sejumlah helikopter di pangkalan AS di Kuwait rusak dihantam rudal Iran.

Drone-drone kamikaze Shahed-136 juga menyerang perusahaan minyaka pelumas,  Castrol  milik Inggeris di Erbil, wilayah Kurdistan, Irak (1/4).

Kabar terbaru, kelompok sekutu Iran, yaitu milisi Hizbullah di Lebanon menargetkan serangan ke barak Israel di perbatasan, sedangkan milisi Houthi di Yaman, ikut memperluas front pertempuran melawan Israel.

Penutupan Selat Hormuz akibat konflik memicu lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US$110 per barel, memberikan tekanan pada ekonomi global.

Iran menuduh AS dan Israel melakukan kejahatan perang dan genosida karena menargetkan fasilitas sipil dan pendidikan.

Situasi saat ini menunjukkan bahwa perang telah  meluas melampaui konflik awal,   menjadi konfrontasi regional yang melibatkan sekutu Iran dan koalisi AS-        Israel. (Reuters/AFP/ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here