Hasil Autopsi Ungkap Anak di Sukabumi Alami Luka Bakar dan Paru-Paru Bengkak

JAKARTA, KBKNEWS.id – Hasil autopsi mengungkapkan anak laki-laki berinisial NS (12), asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, mengalami luka bakar di hampir seluruh bagian tubuhnya.

Luka tersebut ditemukan pada anggota gerak, kaki kiri, punggung, hingga area wajah, termasuk bibir dan hidung yang diduga terpapar panas.

Kepala RS Bhayangkara Tingkat II Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Kombes Carles Siagian, menjelaskan autopsi dilakukan setelah pihak rumah sakit menerima jenazah dari Polres Sukabumi pada Jumat dini hari.

Pemeriksaan forensik berlangsung sekitar 2,5 hingga 3 jam, termasuk pemeriksaan organ dalam dan pengambilan sampel untuk uji laboratorium lanjutan di Jakarta.

Selain luka bakar yang tersebar di lengan, tangan, paha, dan kaki, tim forensik juga menemukan adanya sedikit pembengkakan pada organ jantung dan paru-paru.

Namun, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan penyakit sebelumnya atau faktor lain.

Meski ditemukan banyak luka bakar, tim forensik belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Secara medis, luka-luka tersebut dinilai tidak serta-merta menyebabkan kematian sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan melalui uji laboratorium untuk mengetahui kemungkinan adanya zat lain di dalam organ tubuh korban.

Tim forensik juga tidak menemukan tanda kekerasan tumpul pada tubuh korban. Sementara luka di bagian bibir atas dan dekat hidung disebut sebagai luka lama sehingga asal penyebabnya belum bisa dipastikan.

Kasus kematian bocah 12 tahun ini tengah didalami Satreskrim Polres Sukabumi karena muncul dugaan penganiayaan oleh ibu tiri.

Polisi menyatakan masih menunggu hasil lengkap autopsi dan pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti kematian korban serta menelusuri dugaan kekerasan dalam kasus tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here