JAKARTA – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta masih menemukan makanan berbuka puasa (takjil) yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan zat pewarna berbahaya.
Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta Sukriadi Darma mengatakan, khusus saat Ramadhan pengawasan semakin ditingkatkan dan diperluas termasuk terhadap takjil yang dijual kepada masyarakat.
“Kita hampir setiap hari turun untuk melakukan pengawasan di lima wilayah Jakarta. Kemarin di kampung takjil Kelapa Gading Jakarta Utara kita temukan satu produk yang positif formalin,” katanya.
Pengawasan juga dilakukan di tiga pusat takjil di Jakarta Pusat yaitu di Bendungan Hilir, Pasar Senen dan kawasan Sabang.
Di lokasi tersebut juga masih ditemukan makanan yang mengandung rhodamin B pada es pacar cina dan formalin di tahu.
Sementara di Jakarta Barat tepatnya di kawasan Jalan Panjang dan Jakarta Selatan tidak ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya.
Sukriadi mengatakan pada Antara, pengawasan akan terus diintensifkan sampai Hari Raya Idul Fitri.




