spot_img

Hilangkan Trauma Gempa, Anak Nepal Diajak Main Kriket

NEPAL – Kota Katmandhu dan beberapa kota lainnya di Nepal, belum sepenuhnya
terhindar dari gempa, paska dua kali gempa besar 7,8 SR pada (25/4/2015)
dan 7,4 SR pada (13/5/2015) lalu. Kemarin Rabu (20/5/2015) masih ada
beberapa kali gempa susulan dengan kekuatan sekitar 5 SR.
Akibatnya masih banyak warga yang trauma karena gempa susulan itu.

Trauma paling dirasakan oleh anak-anak. Mereka masih diliburkan sekolah dan sebagian masih takut masuk sekolah lantaran ada beberapa sekolah yang mengalami kerusakan parah. Menurut beberapa anak-anak di Kathmandu, sekolah akan dimulai sekitar tanggal (29/05/2015) ini.

Seperti dilaporkan Taufan Yusuf Nugroho, Tim Respon Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa lewat saluran chatting selular, langsung dari Nepal, Kamis (21/05/2015).

Untuk membantu menghilangkan trauma anak-anak, pagi ini Kamis (21/5/2015) mereka mengajak anak-anak bermain kriket. DMC dan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) memberikan jersey dan peralatan kriket untuk bermain bersama. Anak-anak yang ada di pengungsian sangat antusias mengikuti permainan yang diadakan oleh DMC.

Selain itu dilaporkan, Tim Kedua dan Ketiga yang diturunkan Dompet Dhuafa, hingga saat ini masih menjalankan aksi di tenda medis. Karena masih banyaknya warga yang memeriksakan kondisi kesehatannya. Dalam satu hari aksi kesehatan dinikmati sekitar 150 penerima manfaat/warga, baik melakukan pemeriksaan biasa hingga bedah minor digelar di posko kesehatan.

Posko kesehatan itu, merupakan Posko Gabungan dari perwakilan pemerintah Indonesia (BNPB), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Rebana, DMC Dompet Dhuafa, Yakum, berbagai NGO yang tergabung dalam HFI beserta relawan  lokal setempat.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles