PURWOREJO – Atap bangunan yang dihuni oleh janda miskin, Paini, 62 Tahun, runtuh akibat guyuran hujan deras selama beberapa hari terakhir.
Beruntung runtuhnya atap terjadi pada siang hari. “Saat itu saya sedang di luar rumah, tiba-tiba terdengar gemuruh dan atap ambruk,” ungkap Paini.
Seluruh perabot rumah tangga yang dimilikinya rusak. Menurut kerabat Paini, Zaenal Arifin mengatakan, rumah tersebut memang sudah tidak layak huni. Seluruh kayu atap rumah sudah lapuk karena tua termakan usia dan kena rembesan air hujan.
Namun Paini belum memperbaiki karena keterbatasan uang. “Paini tidak bekerja, mendapat penghasilan dari menjual kelapa, singkong dan talas yang tumbuh di kebun,” ucapnya.
Pascaambruk, Paini terpaksa mengeluarkan sisa-sisa harta yang dimiliki untuk memperbaiki atap. Beruntung masyarakat Tlogokotes peduli dengan menyumbang berbagai barang yang dibutuhkan untuk perbaikan itu.
“Kami semua urunan dan swadaya memperbaiki rumah itu, kasihan Paini kalau tidak ditolong,” tandasnya.
Dikutip dari KRJogja, belasan warga membantu membongkar dan membersihkan material atap dan memperbaiki rumah Paini.





