Inggris Tegaskan Tak Dukung Serangan Israel ke Rafah

Situasi Rafah saat Israel memborbardirnya, warga Palestina terpaksa mengungsi/ foto: EPA

LONDON – Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron, menegaskan bahwa pemerintahnya tidak akan memberikan dukungan untuk serangan besar-besaran Israel di Rafah.

Namun, ia tidak secara tegas mengutuk agresi Israel di wilayah selatan Kota Gaza tersebut.

“Kami tidak akan mendukung operasi besar-besaran di Rafah kecuali ada rencana yang jelas tentang bagaimana melindungi masyarakat,” ujar Cameron setelah pidatonya di Pusat Keamanan Siber Nasional di London, Kamis (9/5/2024).

Cameron juga menegaskan bahwa Inggris tidak akan mengikuti langkah Amerika Serikat untuk menahan penjualan senjata kepada Israel.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS, Joe Biden, memperingatkan Tel Aviv bahwa pemerintahannya akan menghentikan pasokan bom dan peluru artileri jika Israel terus melancarkan serangan terhadap Rafah.

“Saya tegaskan bahwa jika mereka masuk ke Rafah – mereka belum pergi ke Rafah – jika mereka masuk ke Rafah, saya tidak akan memasok senjata yang telah digunakan secara historis untuk menghadapi Rafah, untuk menghadapi kota-kota – yang menghadapi masalah itu,” kata Biden kepada media CNN.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here