JAKARTA, KBKNEWS.id — Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhuafa kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak tenaga kerja terampil melalui pelatihan vokasi barber.
Program ini membekali peserta dengan kemampuan teknis dan keterampilan pelayanan sehingga siap memasuki industri barber profesional maupun merintis usaha mandiri.
Berangkat dari pengetahuan yang masih minim, para peserta menjalani pembelajaran teori dan praktik secara intensif.
Mereka mempelajari penggunaan berbagai alat barber, teknik potong rambut sesuai standar profesional, hingga memahami anatomi kepala pelanggan.
Untuk meningkatkan kepercayaan diri dan pengalaman, peserta juga berlatih melayani pelanggan secara langsung.
Selain hard skill, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa turut memperkuat kemampuan soft skill para peserta, mulai dari komunikasi, etika pelayanan, hingga cara membangun hubungan yang baik dengan pelanggan.
Bekal tersebut diharapkan menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja yang kompetitif.
Direktur Institut Kemandirian, Abdurrahman Usman, menegaskan bahwa penutupan pelatihan pada 4 Juli 2026 bukan menjadi akhir perjalanan para peserta.
Menurutnya, momen tersebut justru menjadi langkah awal bagi para alumni untuk menunjukkan kompetensi mereka di dunia industri.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dengan dedikasi tinggi. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh menjadi bekal untuk meraih masa depan yang lebih mandiri, sejahtera, dan bermartabat,” ujar Abdurrahman.
Melalui pelatihan vokasi ini, Dompet Dhuafa berharap para alumni tidak hanya menjadi tenaga kerja yang siap pakai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui usaha barber mandiri sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.





