Institut Kemandirian Jadi Jalan Bangkit Ratusan Penerima Manfaat

JAKARTA, KBKNEWS.id – Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian, IK, dalam memperluas akses keterampilan bagi masyarakat.

Sebanyak 574 penerima manfaat mengikuti 16 bidang pelatihan yang dirancang untuk membuka peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.

Kehadiran program ini tidak sekadar menunjukkan angka capaian, melainkan memuat cerita tentang keluarga yang ingin bangkit dari keterbatasan ekonomi dan individu yang berupaya menemukan kepercayaan diri.

Komposisi peserta didominasi 63,2 persen laki-laki dan 36,8 persen perempuan, termasuk 37 orang atau sekitar enam persen yang merupakan teman disabilitas. IK menegaskan bahwa seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan berdaya.

Berawal dari Kampus Utama Karawaci, kegiatan pelatihan menjangkau lebih banyak wilayah melalui jaringan kampus satelit. Program pemberdayaan hadir di Bogor, Cilegon, Depok, Cirebon, Yogyakarta, Makassar, Semarang, Semarang, Jakarta, Cianjur, hingga menjangkau Hong Kong.

Setiap daerah membawa kebutuhan berbeda sehingga materi disusun fleksibel, mulai dari pangkas rambut, servis AC, cleaning service, maternity spa, menjahit, hingga sektor digital seperti pemasaran daring dan live selling.

Institut Kemandirian melihat minat pada bidang jasa dan digital tumbuh signifikan, menandakan perubahan lanskap dunia kerja dan peluang usaha. Meski beberapa jurusan memiliki jumlah peserta lebih sedikit, seluruh kelas tetap dipertahankan demi memberi pilihan yang beragam bagi mustahik.

Dompet Dhuafa menyampaikan terima kasih kepada para donatur, mitra lembaga, serta instruktur yang terlibat sepanjang 2025.

Mereka berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar akses kemandirian semakin terbuka, kemampuan masyarakat makin kuat, dan masa depan yang lebih bermartabat dapat dirasakan oleh lebih banyak saudara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here