PARIS – Dugaan pembunuhan terhadap komandan polisi dan istrinya dilakukan anggota ISIS, dikonfirmasi pengakuan kelompok radikal ISIS yang mengklaim anggotanya, Larossi Abballa sebagai pelakunya.
“Tuhan telah mengirim satu tentara khalifah di dekat Paris untuk menusuk polisi dan istrinya,” demikian pernyataan ISIS yang disiarkan Radio Albayan, dikutip dari Reuters, Rabu (15/6/2016).
Selasa (14/6/2016), pria yang menewaskan pasangan suami istri dengan luka tikam tersebut juga sempat menyandera anaknya yang berhasil ditemukan dan diselamatkan pihak kepolisian.
Diketahui sebelumnya Abbala ernah dihukum terkait dengan tindakan terorisme. Ketika berada dalam kepungan polisi, ia menyatakan ingin menghabisi orang yang tidak sejalan dengan ISIS.
Selain menemukan pisau yang telah dipakai menikam pasangan suami istri, polisi juga menemukan daftar yang diduga merupakan target potensial berikutnya dari Abbala dan ISIS, yakni mulai dari musisi rap, wartawan, dan polisi di negara itu.





