Israel Bom Gaza City, Sembilan Orang Tewas

Sejumlah warga Palestina memeriksa kerusakan gedung apartemen milik keluarga Tubasi dan Al-Sofi di Rafah, Gaza, Minggu (11/2/2024), pascaserangan Israel ketika bangunan itu menjadi sasaran serangan dan bangunan di sekitarnya rusak. (Foto: ANTARA/Anadolu)

GAZA – Setidaknya sembilan warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat pengeboman oleh Israel di gerbang sekolah yang menampung pengungsi di Gaza City, menurut sumber keamanan dan medis Palestina pada Rabu (17/7/2024).

Sumber keamanan menyatakan kepada Xinhua bahwa pesawat Israel menembakkan setidaknya satu rudal ke gerbang sekolah di kawasan al-Rimal, barat Gaza City, yang menampung puluhan keluarga pengungsi.

Pada hari yang sama, otoritas kesehatan di Gaza meminta bantuan internasional untuk menyelamatkan sistem kesehatan, memberikan dukungan, dan membeli sejumlah generator yang dibutuhkan agar rumah sakit tetap beroperasi.

Dalam pernyataan persnya, otoritas kesehatan tersebut mengungkapkan bahwa mereka telah mengandalkan generator diesel selama sekitar sembilan bulan untuk memasok listrik yang diperlukan di rumah sakit.

Otoritas kesehatan juga menyebutkan bahwa beberapa generator telah dihancurkan dan dibom langsung oleh tentara Israel.

Israel melancarkan serangan besar terhadap Hamas di Jalur Gaza sebagai balasan atas serangan Hamas di perbatasan selatan Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 lainnya.

Selama 24 jam terakhir, tentara Israel menewaskan 81 orang dan melukai 198 lainnya, menambah jumlah korban tewas menjadi 38.794 orang dan korban luka-luka menjadi 89.364 sejak konflik Palestina-Israel pecah pada awal Oktober 2023, menurut pernyataan otoritas kesehatan di Gaza, Rabu (17/7/2024).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here