Petani Kentang di Dieng Merugi akibat Embun Es

Ilustrasi embun beku di Dieng/ foto: inews

BANJARNEGARA – Petani kentang di sekitar dataran tinggi Dieng di Banjarnegara, Jawa Tengah, mengeluhkan kerugian besar akibat embun es yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini.

Padahal fenomena ini sangat menarik minat wisatawan dan meningkatkan angka kunjungan, namun tidak demikian dengan para petani kentang.

Suhu udara di kawasan Dieng turun drastis hingga mencapai minus 1 derajat Celsius, dengan suhu terendah dalam sepekan tercatat mencapai minus 2 derajat Celsius. Embun es ini muncul pada pagi hari antara pukul 4 hingga 6 pagi, akibat penurunan suhu yang ekstrem di kawasan tersebut.

Namun keindahan embun es membuat tanaman kentang yang seharusnya siap panen mengalami kerusakan parah, layu, dan mati.

“Tanaman kentang saya layu dan mati. Kerugian yang harus saya tanggung mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Ahmad Rozikin, seorang petani asal Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

Para petani telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi dampak embun es, seperti penyemprotan air, namun usaha tersebut terbukti tidak efektif. “Kami sudah mencoba berbagai cara, tapi embun es terus muncul setiap hari, membuat tanaman kentang tetap mati,” tandasnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here