Jamur Kulit Lebih Mudah Menyebar pada Penderita Diabetes dan Obesitas

Ilustrasi. (Foto: istockphoto)

JAKARTA – Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kulit dibandingkan orang lain. Hal ini disebabkan oleh gangguan pada pembuluh darah kecil yang memasok darah ke kulit serta melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat kadar gula darah yang tinggi, sehingga lebih rentan terhadap infeksi.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Ulul Albab, Sp.OG, menjelaskan bahwa pertumbuhan jamur pada kulit dapat dipengaruhi oleh kondisi tubuh seseorang, terutama mereka yang menderita diabetes dan obesitas.

Kondisi kulit yang lembap pada penderita penyakit ini, kata dia, dapat mempercepat penyebaran jamur.

“Biasanya bagi mereka yang kena diabetes dan obesitas, karena bagian-bagian yang lembapnya lebih banyak. Makanya  kenapa yang manis jangan terlalu manis, karena bisa juga jamur terpengaruh bertumbuh di sana,” katanya dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan bahwa jamur biasanya menimbulkan perubahan pada kulit dengan batas yang jelas antara area yang sehat dan yang terinfeksi. Bagian pinggir kulit yang terkena sering tampak kemerahan, dan saat digaruk akan muncul serbuk putih.

Jamur memiliki masa inkubasi, yaitu waktu antara paparan hingga munculnya gejala seperti gatal.

“Jadi, kadang-kadang di awal, ketika kita terpapar jamur belum ada gejalanya. Misalnya, ketika kita pakai sepatu berjam-jam atau gak ganti kaos kaki berhari-hari, gak saat itu kemudian kena jamur, tapi setelahnya baru muncul jamurnya,” ujarnya.

Jamur lebih sering muncul di area kulit yang lembap dan jarang dibersihkan secara langsung, seperti di sela-sela jari kaki, lipatan paha, atau lipatan perut. Sebaliknya, area seperti wajah lebih jarang terkena jamur karena lebih sering dibersihkan.

Untuk mencegah infeksi jamur, dr. Ulul menekankan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, terutama area yang mudah berkeringat.

“Jadi, pastikan saat keringetan, paling betul kita keringkan. Kemudian kita cuci dengan sabun dan air mengalir,” tuturnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here