Jangan Anggap Sepele Sakit Kepala Hebat

Ilustrasi/ iStock

JAKARTA – Sakit kepala terkadang kondisi yang diabaikan oleh kebanyakan orang, padahal jika nyerinya terasa hebat, ada baiknya kita tidak boleh membiarkannya.

Dokter Spesialis Syaraf mengatakan sakit kepala hebat mungkin muncul karena pelebaran pembuluh darah otak atau stroke, gangguan pasokan darah ke otak akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.

“Ada istilah yang disebut the worst headache of my life, jadi kalau nyeri kepala hebat yang tidak seperti biasanya, itu harus dianggap bukan nyeri kepala biasa,” kata Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S (K), pada Antara.

Dokter lulusan Universitas Indonesia yang berpraktik di Rumah Sakit Atma Jaya itu menyampaikan bahwa ada dua jenis sakit kepala yang tidak biasa, yakni sakit kepala spontan dengan intensitas rasa sakit amat tinggi serta sakit kepala sakit kepala disertai gangguan neurologis spesifik.

Menurut dia, sakit kepala yang muncul secara spontan dengan intensitas rasa sakit amat tinggi dikhawatirkan terjadi karena stroke atau aneurisme, pembuluh darah yang mengembang.

Gejala sakit kepala yang dapat dicurigai terjadi akibat pecahnya pembuluh darah pada otak meliputi gejala lokal berupa adanya darah yang keluar dari pembuluh darah di lokasi yang spesifik.

“Misalnya pecahnya mengenai pusat penglihatan, jelas gejala awalnya pasien mengeluh penglihatan kabur, atau kalau pecah dipusat bicara, tentu tidak bisa bicara. Kalau kenanya di pusat motorik tiba-tiba dia lumpuh,” kata Prof. Yuda.

Selain itu, ia melanjutkan, ada pula gejala yang tidak bisa ditentukan lokasi asalnya maupun tingkat pendarahannya.

“Dimanapun letaknya, kalau darahnya banyak pasti kesadaran menurun. Jadi, gejalanya apa, itu tergantung volume besarnya. Bisa dari sakit kepala sampai kesadaran menurun, kedua tergantung lokasi, bisa menimbulkan gejala spesifik mulai dari gangguan motorik,” ia menjelaskan.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here