spot_img

Kapal Tenggelam di Mamuju, 20 Masih Hilang

MAMUJU—Kapal Motor Titian Muhibah mengalami kecelakaan dan tenggelam di Selat Makassar pada Selasa (9/6) dini hari. Dua penumpang ditemukan tewas, dan puluhan penumpang lain berhasil diselamatkan.

Kapal yang diduga tidak memiliki izin berlayar ini berasal dari Bontang Kalimantan Timur, dan hendak menuju Mmuju Sulawesi Barat. Kapal mengalami kecelakaan karena cuaca buruk. Untungnya, tak berapa lama kemudian, kapal peran AS USS Rushmore yang kebetulan melintas saat latihan perang. Para awak pun langsung menyelamatkan para penumpang kapal yang karam.

“Ada anak-anak yang mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) berat. Mereka juga mengalami luka bakar ringan sebab terpapar terik matahari,” kata dr Siti Hatijah dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Balikpapan Wilayah Kerja Pelabuhan Semayang, sebagaimana dikutip Antara, Jumat (12/6/2015).

Dari data yang dikumpulkan Antara di Kantor SAR Balikpapan, diketahui KM Titian Muhibah membawa 65 penumpang dan 32 anak buah kapal (ABK). Kapal berangkat Senin (8/6) pukul 13.30 Wita dari Pelabuhan Tanjung Laut, Bontang, Kaltim, menuju Mamuju, Sulbar. Kapal juga mengangkut 10 unit sepeda motor.

Kapal ini adalah kapal barang dan tidak memiliki manifes atau daftar penumpang.

Dugaan sementara dari kesaksian korban, kemungkinan besar kapal terhantam ombak besar yang menyebabkan ada bagian dinding kapal yang rusak dan air masuk dengan cepat hingga akhirnya kapal tenggelam
Kepala Petugas Jaga Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulbar Swandy di Mamuju mengatakan, dari laporan yang masuk di BPDB Sulbar dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan pihak keluarga korban maupun dari penumpang selamat masih terdapat 20 penumpang lainnya dinyatakan hilang dalam belum ditemukan.

“Masih dilakukan penyisiran di perairan Sulbar mencari korban kapal tenggelam itu,” katanya.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles