Dompet Dhuafa secara resmi meluncurkan program Kebun Pangan Madaya di Pesantren Tahfizh Green Lido (PTGL), Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (24/7/2026). Langkah strategis yang bertepatan dengan momentum Milad ke-33 Dompet Dhuafa bertema “Akselerasi Filantropi Hijau” ini bertujuan untuk menyukseskan agenda ketahanan pangan nasional. Melalui program tersebut, lahan-lahan yang kurang optimal diubah menjadi kawasan hijau produktif guna memperkuat kemandirian pangan sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat setempat.

Kawasan PTGL sendiri memanfaatkan aset wakaf abadi (Mu’abbad Khairi) pemberian almarhum Benyamin Parwoto sejak periode 2016–2017. Saat ini, area tersebut mengintegrasikan pendidikan keagamaan pesantren dengan pengelolaan lingkungan hijau. Di atas lahan tersebut telah terbangun kebun terbuka seluas 1.000 meter persegi, greenhouse modern dengan luas seimbang, serta area pertanian produktif lainnya yang diproyeksikan dapat menyokong kebutuhan operasional pesantren secara mandiri.

Secara nasional, program yang diprakarsai oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa ini telah menjangkau 10 provinsi hingga tahun 2026. Jaringan tersebut mencakup 13 titik kebun komunitas dan 247 skala rumah tangga yang melibatkan lebih dari 765 penerima manfaat serta didampingi oleh 124 kader lapangan. Program ini terbukti berhasil memenuhi 100 persen kebutuhan pemberian makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal yang diproduksi secara mandiri oleh masyarakat.






