Kehilangan Orang Tua, Lima Anak Korban Banjir Bandang Garut Dapat Rumah

Ilustrasi Situasi Kampung Cimacan Garut pasca banjir bandang 20 September 2016/ Foto:Jun Aditya/KBK

GARUT – Lima anak korban banjir bandang Garut  yang kehilangan orang tuanya mendapatkan rumah tapak bantuan dari donatur dan pemerintah yang dibangun di Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul.

Bupati Garut Rudy Gunawan usai penerimaan bantuan rumah dari PKPU, sebuah lembaga kemanusiaan, di Garut, Rabu (31/5/2017) mengatakan jika kelimanya mendapat rumah tapak.

Anak yang mendapatkan rumah itu, kata dia, dilaporkan orang tua maupun kerabatnya meninggal dunia, dan saat ini tinggal di pengungsian.

Ia menyampaikan, pemberian rumah itu sudah dikoordinasikan dengan pihak donatur yakni PKPU yang akhirnya donatur menyetujuinya. Selain bagi anak korban banjir, rencananya rumah bantuan dari PKPU itu akan diberikan kepada korban banjir yang tinggal di asrama TNI Lapang Paris.

Ia berharap, rumah yang dibangun di Desa Sukagalih bantuan dari beberapa donatur dapat ditempati oleh korban banjir Januari 2018.

“Awal Januari 2018 semua rumah tapak yang dibangun tahun ini bisa ditempati,” katanya.

Presiden PKPU, Agung Notowiguno mengatakan, pihaknya menyiapkan bantuan sebanyak 10 rumah tapak dan satu masjid yang bersumber dari para dermawan.

“Rumah ini direalisasikam berkat kerja sama dengan semua pihak, rumah biasa tapi karena banyak bantuan menjadi luar biasa,” katanya, dilansir Antara.

Advertisement