Kekeringan di Cianjur Meluas hingga Delapan Kecamatan

CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat dampak kekeringan terus meluas di delapan kecamatan di Cianjur.

Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan delapan kecamatan yang cukup terdampak parah seperti Karangtengah, Haurwangi, Sukaluyu, Ciranjang, Cikalongkulon, Mande, Cianjur, dan Cugenang.

“Sebagian besar warga kehilangan sumber mata air sehingga setiap harinya lima truk tangki milik Kementerian PUPR dan PMI Cianjur, dilibatkan dalam pendistribusian ke kecamatan terdampak, satu tangki dapat melayani dua sampai tihapermintaan dari sejumlah kecamatan,” katanya, dilansir Antara.

Kesulitan mendapatkan air bersih cukup dirasakan warga di sejumlah kecamatan itu karena sumber air mulai mengering dan warga terpaksa menampung dari sisa kubangan di area persawahan dan sungai, sedangkan ratusan hektar area persawahan tidak dapat ditanami.

Untuk mengantisipasi meluasnya wilayah terdampak kekeringan, pihaknya berkoordinasi dengan dinas terkait termasuk desa dan kecamatan untuk membuat sumur bor dan bak penampungan air bersih, sehingga warga dapat dengan mudah mendapatkan pasokan.

Sedangkan terkait status siaga bencana, Pemkab Cianjur hingga saat ini belum menetapkan status tersebut namun telah mengeluarkan surat imbauan untuk mencegah dan melakukan penanganan di setiap dinas hingga tingkat kecamatan.

Advertisement