JAKARTA – Shafa, salah seorang pelajar SD kelas satu mengaku belum pernah bertemu dengan teman-teman dan gurunya karena masih melakukan pembelajaran jarak jauh.
“Aku belum pernah ke sekolah sama belum ketemu ibu guru, kak! Jadi aku belajarnya lewat HP dibantuin sama mamah aku. Terus nanti gantian handphone nya sama kakak aku yang kelas 2. Soalnya di rumah cuma ada 1 handphone. Aku sedih, soalnya ga bisa ketemu temen dan cuma di rumah aja”
Sejak awal menjadi siswa kelas-1 SD, Shafa harus menjalani pembelajaran jarak jauh karena masuk sekolah dimasa pandemi.
Tak dapat dipugkiri, sering kali sang Ibu merasa khawatir kehabisan kuota atau paket data. Pernah suatu ketika pembelajaran sedang berlangsung, paket data habis di tengah jalan. Penghasilan yang ia dan suaminya terima memang pas-pasan, dan kini terpaksa harus dibagi untuk membeli kuota internet, disamping memenuhi kebutuhan lainnya.
Beruntungnya, Shafa dan teman-temannya ikut bergabung dalam kelompok Taman Baca Setu Rompong Ciputat.
Program ini berkolaborasi bersama dengan Dompet Dhuafa dan Komunitas Jihad Kecil. Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa laptop dan paket data (modem) yang akan digunakan secara bergantian oleh anak-anak, untuk mendukung proses belajar jarak jauhnya selama masa pandemi ini.
Shafa dan masih banyak anak-anak Indonesia lainnya, tentu punya cita-cita tinggi di tengah berbagai keterbatasannya. Dengan kepedulian kita, dukung mereka tetap lancar belajar melalui program #BantuNegeri bersama Dompet Dhuafa.





