Kesehatan Pengungsi Rohingnya di Langsa Berangsur Membaik

0
260

LANGSA – Kondisi kesehatan ratusan pengungsi di Posko Langsa Barat, Aceh Timur berangsur membaik. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung dari Posko Kesehatan yang dibuka oleh Dinkes Langsa  Barat sejak hari pertama pengungsi ditempatkan di gudang pelabuhan Langsa itu.

“Di hari pertama sampai ke empat ada sekitar 647 orang yang datang memeriksa kesehatan ke Posko Kesehatan, dengan rata-rata penyakit lambung, diare, dan dehidrasi, ” ungkap Ayu Artlinta, SKM, MKes, Kepala Puskesmas Langsa Barat yang bertanggungjawab terhadap berjalannya Posko Kesehatan di barak pengungsian yang dihuni warga Bangladesh dan Myanmar itu kepada KBK, di sela kesibukannya, Rabu (27/5/2015).

Setelah hari keempat, lanjutnya, pengunjung Posko Kesehatan mulai menurun dan jenis penyakit pun tidak lagi diare, lambung dan dehidrasi, melainkan penyakit kulit dan ispa.

“Penyakit kulit yang mereka derita disebabkan lamanya mereka di laut dalam kondisi yang tidak bersih. Mereka tidak pernah mandi dan tidak mengganti pakaian serta duduk dan tidur tidak pakai alas, ” jelas Ayu.

“Alhamdulillah hari ini di hari yang ke 10, jumlah pengungsi yang mengeluh sakit hanya 33 orang, sebagai tanda mereka sudah membaik,” tambah Ayu.

Ketika ditanya mengenai ketersediaan obat-obatan, Ayu menjawab untuk jangka pendek dalam 3 bulan ke depan masih aman dengan memakai obat-obatan stock Dinkes Langsa Barat. Hanya saja Ayu mengkhawatirkan jika Posko ini harus buka sampai 1 tahun sesuai rencana pemerintah yang akan membantu pengungsi selama setahun, tentunya obat-obatan akan habis.

“Belum ada APBD untuk kebutuhan ini, harus ada solusi segera agar pelayanan kesehatan tidak terputus,” jelasnya.

Tentu saja Ayu dan jajaran Dinkes Langsa Barat, terbuka atas bantuan pihak swasta untuk membantu mereka di Posko Kesehatan. Mereka senang jika ada lembaga kemanusiaan yang menyumbangkan bantuan paket obat-obatan dan alat kesehatan untuk melayani pengungsi.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here