Kiat Tanamkan Nilai Pancasila pada Anak

Sedari bocah sudah dilatih mencintai bendera Merah Putih, pada akhirnya akan mencintai pula bumi pertiwi sebagai tanah airnya.

JAKARTA – Direktur Pendidikan KB-TK-SD Karakter di Genius Islamic school, Eva Nawiyah, memberikan kiat menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak, salah satunya melalui pendekatan berbasis gawai.

“Saat ini anak dekat sekali dengan gadget sehingga pendekatan pada anakpun harus bisa disesuaikan,” ujar Eva yang menamatkan pendidikan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dilansir dari Antara.

Eva mencontohkan, video blog atau vlog berisi pesan tentang kepahlawanan dan sejarah Indonesia dan menyajikan video pendek yang memuat bagaimana internalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, pendekatan melalui figur juga dapat menjadi cara menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak. Orang tua dan pendidik di sekolah sebagai teladan bagi mereka.

Menurut Eva, orang tua atau pendidik dapat mengajak anak untuk bergotong-royong atau mengunjungi tempat-tempat bersejarah, mengajak anak menonton film perjuangan bersama-sama. Kegiatan ini dapat dibarengi dengan memberikan penjelasan logis, sikap toleransi terhadap sesama.

“Tentunya orangtua dan pendidik harus menjadi sosok yang menyenangkan bagi mereka,” ujar Eva.

Eva mengatakan, pada dasarnya anak sudah bisa menerima pemahaman soal Pancasila sejak usia tiga tahun atau prasekolah. Pada usia itu, mereka sudah dapat diajarkan rasa empati, berbuat baik kepada sesama meskipun berbeda suku, bangsa ataupun agama, semisal membantu atau menolong ketika ada teman yang terjatuh.

Eva menambahkan, melalui pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini, internalisasi nilai-nilai Pancasila dapat tumbuh dalam diri dan jiwa anak.

Seperti, jiwa patriotisme, sikap bangga sebagai warga Indonesia, semangat cinta Tanah Air, serta menghormati keanekaragaman suku dan budaya yang ada di Indonesia.

“Dengan cara menanamkan pendidikan karakter sejak dini, karena tumbuhnya karakter positif pada anak akan menjadikan anak memiliki sikap yang baik,” kata dia.

Eva menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tak sekadar untuk dipahami, tetapi perlu ditanamkan pada anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mencerminkan nilai-nilai tersebut.

“Mari tebarkan benih-benih kebajikan Pancasila dalam setiap butirnya. Jadilah manusia yang bermanfaat untuk bangsa, negara, serta agama demi wujudkan Indonesia lebih maju. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 2022,” tuturnya.