Kondisi Bima Pasca Dilanda 2 Kali Banjir Bandang

BIMA – Kabupaten dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat masih dalam situasi memprihatinkan. Pasca dilanda dua kali banjir bandang, ribuan orang mengungsi dari rumahnya. Sejumlah bantuan dari berbagai pihak terus mengalir. Pada umumnya, para pengungsi ini membutuhkan barang-barang pokok untuk kebutuhan sehari-hari.

Data dari Kepala Pelaksana BPBD NTB Muhammad Rum, Sabtu (24/12/2016) menyebutkan, terdapat sepuluh lokasi dapur umum yang tersebar di berbagai lokasi terdampak. Perharinya, dapur umum ini mampu mengolah makanan mulai dari ratusan hingga ribuan.

Sementara itu, data pengungsi banjir Kota Bima yang sudah masuk hingga hari ini sebanyak 6030 jiwa. Mereka semua tersebar di 19 lokasi yang berbeda. Selain itu, terdapat ratusan orang yang luka-luka akibat banjir bandang ini. Mereka tersebar di enam lokasi pelayanan kesehatan yang berbeda.

Berikut riciannya: 1. Poskes Manggemaci, Kelurahan Manggemaci melayani 78 orang. 2. Poskes Rabangodu Selatan, Kelurahan Rabangodu Selatan melayani 84 orang. 3. Poskes Monggonao, Kelurahan Monggonao melayani 96 orang. 4. Poskes Sadia 2, Kelurahan Sadia melayani 120 orang. 5. Poskes Mande, Kelurahan Mande layani 83 orang.
6. Poskes Kampung Sumbawa, Kelurahan Tanjung melayani 34 orang.

“Catatannya, rata-rata penyakit atau keluhan pasien antara lain, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), gatal-gatal, dan beberapa luka akibat sabetan beling dan seng,” pungkas Rum seperti dikutip Detikcom.

Advertisement