BOGOR – Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan mengunjungi Zona Madina Dompet Dhuafa di Parung, Bogor pada Selasa (6/6/2023), dalam rangkaian Kuliah Kerja Lapangan (KKL).
Dalam kunjungannya ini, UIN Pekalongan memiliki semangat yang sama dengan Dompet Dhuafa dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang ekonomi Islam terutama dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami manajemen zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf).
Sebanyak 66 mahasiswa prodi Manajemen Dakwah yang juga didampingi oleh 8 dosen dan staf belajar bersama Dompet Dhuafa untuk memahami praktik pengelolaan/manajemen Ziswaf. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai co-kurikuler untuk memenuhi persyaratan kompetensi mahasiswa prodi Manajemen Dakwah serta sebagai upaya meningkatkan kualitas mahasiswa terkait dengan bidang Manajemen Dakwah.
Haryo Mojopahit selaku General Manager Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa menyambut baik kunjungan KKL Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah UIN Pekalongan. Menurutnya, pada kesempatan ini Dompet Dhuafa akan menampilkan visi yang utuh dari sebuah lembaga.
“Hari ini kita bertemu, semoga nanti berkenan selama ada di sini, karena hari ini kita belajar akan banyak hal tentang manajemen zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Kami berharap bisa merajut silaturahmi yang lebih kuat dengan teman-teman dari UIN Pekalongan, dan kita bisa sharing-sharing sedikit mengenai aktivitas manajemen Ziswaf di sini,” ujar Haryo dalam sambutannya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Manajemen Dakwah, Dr Khoirul Basyar ini, merupakan bagian dari kurikulum Manajemen Dakwah, juga untuk melengkapi materi yang telah didapatkan sebelumnya.
“Kami dari UIN GUSDUR berbahagia karena bisa silaturahim di sini untuk KKL Prodi Manajemen Dakwah. Terima kasih sekali diberi kesempatan untuk bisa KKL di sini. Selain teori di kelas, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman melihat langsung praktik di lapangan. Oleh karena itu, kunjungan ini menjadi penting dalam rangka pengayaan dan pendalaman materi bagi mahasiswa,” tutur Dr Khoirul Basyar, dilansir dompetdhuafa.org.





