spot_img

Kuliner yang Wajib Dicicipi saat Arus Balik Lebaran via Jalur Pansela

JAKARTA – Para pemudik yang hendak pulang dari kampung halaman atau arus balik dapat memilih jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa sebagai alternatif. Selain disuguhi pemandangan alam yang indah, Anda juga dapat menikmati berbagai kuliner khas yang menggugah selera.

Setiap daerah di sepanjang jalur Pansela memiliki kekhasan kuliner sendiri. Ragam kuliner tersebut juga mudah ditemukan. Dilansir dari indonesia.travel, berikut ini beberapa kuliner khas Jalur Pansela yang sayang untuk dilewatkan saat arus balik:

  • Pecel Gudeg – Jember, Jawa Timur

Bukan gudeg atau pecel biasa, kuliner ikonik dari Jawa Timur ini merupakan perpaduan keduanya. Anda dapat menikmati nasi putih yang lezat disajikan dengan gudeg nangka muda, sayur-sayuran rebus, dan siraman bumbu pecel, lengkap dengan rempeyek kacang.

Gudeg ini memiliki ciri khas yang berbeda dari gudeg Jawa Tengah. Warna bumbunya tidak terlalu coklat. Proses masaknya juga menggunakan tungku kayu bakar dengan durasi sekitar 6 jam.

  • Orem-Orem – Malang, Jawa Timur

Jika melintasi Kota Malang, wajib mencicipi menu favorit warga lokal, yaitu orem-orem. Orem-orem terdiri dari potongan ketupat, kuah santan kental, mendol khas Malang, telur asin, dan kerupuk.

Rasa kuah santan yang dipadu dengan bumbu rempah kuning dan mendol yang gurih membuat kudapan ini istimewa.

  • Ayam Lodho – Tulungagung, Jawa Timur

Olahan ayam kuah santan dari Tulungagung ini istimewa dan berbeda. Sebelum disajikan dengan kuah gurih pedas, ayamnya dibakar terlebih dahulu.

Perpaduan aroma ayam bakar dengan kuah rempah menciptakan cita rasa yang membuat ketagihan saat mencicipi ayam lodho. Kelezatannya juga bertambah karena menggunakan jenis ayam pejantan atau ayam kampung.

  • Mangut Beong – Magelang, Jawa Tengah

Untuk para penikmat masakan pedas, cobalah mangut beong, salah satu kuliner andalan Magelang. Mangut beong terbuat dari ikan beong, ikan endemik Magelang yang berasal dari Sungai Progo.

Meskipun memiliki bentuk seperti ikan lele, daging ikan beong cukup padat seperti ikan gurame. Selain dinikmati dengan nasi putih hangat, mangut beong juga cocok disantap bersama trancam, urap pedas khas Jawa Tengah.

  • Yutuk – Kebumen, Jawa Tengah

Bagi pencinta wisata kuliner unik, Kebumen memiliki santapan bernama yutuk. Yutuk merupakan hewan laut yang dikenal sebagai undur-undur laut dan mudah ditemukan di pesisir pantai Kebumen.

Warga lokal biasanya mengolah yutuk dengan cara digoreng menjadi bakwan atau rempeyek, lalu disajikan sebagai lauk pecel.

  • Nasi Cikur – Tasikmalaya, Jawa Barat

Dalam kuliner khas Jawa Barat, cikur atau kencur merupakan rempah yang tak pernah absen dalam setiap masakan. Di jalur Pansela, tepatnya di Tasikmalaya, terdapat hidangan bernama nasi cikur yang memiliki cita rasa gurih.

Biasanya disajikan bersama lalapan dan sambal, nasi cikur mudah ditemukan di sepanjang jalan kota Tasikmalaya.

  • Sate Maranggi – Purwakarta, Jawa Barat

Sate maranggi adalah kuliner khas Sunda yang menggugah selera. Sate ini terbuat dari potongan daging sapi bercampur lemak atau has dalam yang disajikan dengan bumbu kecap yang pekat.

Dilengkapi dengan cocolan sambal dari tomat segar dan cabai rawit hijau, Anda tidak akan cukup jika hanya menyantap satu porsi.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles