Menteri luar negeri Kuwait Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah (kanan)/ AP
KUWAIT –Â Dalam upaya melakukan mediasi, Kuwait pada hari Minggu (11/6/2017) mengatakan bahwa Qatar bersedia untuk mengadakan dialog dengan negara-negara Teluk Arab yang memutuskan hubungan dengan negara tersebut.
Qatar juga disampaikan Kuwait siap untuk mendengarkan keprihatinan mereka, dalam perpecahan terbaru dari sebuah keretakan diplomatik besar yang terjadi diantara negara tersebut.
Menteri Luar Negeri Kuwait Sheikh Sabah al -Khalid al-Sabah mengatakan bahwa negaranya akan terus melakukan mediasi dengan tujuan memperbaiki hubungan dan untuk mengatasi akar penyebab perbedaan.
Kuwait berusaha memimpin upaya mediasi untuk meredakan krisis yang meningkat setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain, bersama dengan Mesir dan sekelompok negara yang lebih kecil, memutuskan hubungan dengan Qatar pada hari Senin lalu, dan menuduhnya mendukung “terorisme”, dimana tuduhan tersebut sudah dibantah Qatar.
Tiga negara Teluk juga memberlakukan blokade darat, laut dan udara, dan memerintahkan semua Qataris keluar dalam waktu 14 hari, sambil memanggil warganya sendiri kembali.