Laga U-17: Beban Berat Garuda Muda

FOTO: ANTARA

TARGET penggawa Garuda Muda PSSI memenangi laga melawan kesebelasan Panama di fase grup Piala Dunia Sepak Bola U-17 yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin malam (13/11) tak kesampaian.

Mengambil inisiatif serangan sejak awal laga, anak-anak asuhan pelatih Bima Sakti itu malah kemasukan gol lebih dulu yang dicetak pemain lawan, Oldemar Castilo pada masa injuri babak pertama (45 + 3).

Tim Garuda Muda terus berusaha mengurung tim Panama sampai akhir babak ke-2, namun akibat penyelesaian akhir yang buruk, hanya pada menit ke 57 tandukan Arkhan Kaka yang berhasil dikonversi menjadi gol untuk menyamakan kedudukan 1 – 1.

Dengan dua kali hasil seri laga di grup A, Garuda Muda harus puas berada di peringkat ketiga di atas Panama yang menjadi juru kunci karena hanya mampu mengumpulkan dua poin setelah dua kali bermain seri (1 – 1 lawan Ekuador dan Panama).

Tim Panama sendiri hanya mampu meraih satu poin (seri 1 – 1 lawan Garuda Muda dan kalah 0 – 2 dari Maroko, sedangkan Ekuador memuncaki grup A dengan empat poin (seri 1 – 1 lawan Garuda Muda dan menang 2 – 0 atas Maroko.

Sementara itu, kesebelasan Maroko menempati peringkat ke-2 di grup A dengan meraih tiga poin (menang lawan Panama 2 – 0 dan sebaliknya, kalah dari Ekuador dengan skor 0 – 2.

Di grup C, tim Selecao muda Brazil dalam laga yang digelar di JIS, Selasa petang membantai Kaledonia Baru 9 – 0, Inggeris menekuk Iran 2 – 1, sedangkan di grup D di Stadion Jalak Harupat, Bandung , Senegal menggulung Polandia 4 – 1, sementara tim Samurai Biru Jepang dikalahkan Argentina 1 – 3.

Dalam penyisihan grup A, Garuda Muda harus bekerja keras untuk memenangi laga terakhir di fase grup melawan Maroko, Kamis (16/11) agar lolos ke putaran 16 besar.

Jika berakhir seri, Indonesia harus menanti hasil laga grup lainnya (B,C,D,E,F), karena hanya juara dan runner-up plus empat kesebelasan peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup (24 tim) berhak masuk putaran 16 besar.

Jika lolos di fase grup pun, penggawa Garuda Muda yang merupakan debutan bagi kesertaan Indonesia dalam PD U-17 bakal berhadapan dengan raksasa-raksasa sepak bola dunia, mulai dari Asia (Jepang, Iran dan Korea Selatan), benua Amerika Latin (Brazil, Argentina) dan Eropa (Jerman, Inggeris atau Perancis).

Beban Garuda Muda memang berat, tetapi dalam laga olah raga termasuk sepak bola, selain dibutuhkan skill, tidak ada yang mustahil, yang penting pantang menyerah, siapa tau dewi fortuna bersama kita.

Advertisement