JAKARTA, KBKNEWS.id – Lawu Fun Run 2026 tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan kampanye hidup sehat. Kegiatan lari yang digelar di kawasan Singolangu, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026), turut membawa dampak bagi perekonomian masyarakat, promosi wisata, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Mengambil titik start di Kampung Susu Lawu, sebanyak 1.403 peserta mengikuti lari sejauh 7 kilometer dengan melewati kawasan Sarangan. Kegiatan tersebut digelar melalui kolaborasi komunitas Playon Magetan, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, serta Dompet Dhuafa.
Wakil Bupati Magetan Suyat mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sekaligus menikmati keindahan alam Sarangan.
“Semangat, bergembira, dan selamat menikmati view Sarangan yang indah. Mari keindahan Magetan ini kita viralkan bersama, agar semakin dikenal dan menarik lebih banyak orang untuk datang ke Magetan,” ujarnya.
Selain berlari, peserta juga turut berkontribusi terhadap lingkungan dengan mendonasikan lebih dari 1.403 bibit untuk membantu penghijauan kawasan Lawu. Para pelari juga mendapatkan layanan kesehatan gratis dari Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Madiun.
Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Timur Rizzqi Aladib mengatakan, Lawu Fun Run menjadi salah satu momentum untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar.
“Agenda ini menjadi ajang pendorong ekonomi masyarakat sekitar. Selain membantu puluhan UMKM di wilayah Singolangu, kegiatan ini juga membangun destinasi wisata di wilayah Magetan,” kata Rizzqi.
Menurut Rizzqi, kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah turut memberikan dampak terhadap sektor penginapan dan pariwisata. Hotel serta penginapan di sekitar kawasan Sarangan ikut ramai karena kedatangan peserta Lawu Fun Run.
“Alhamdulillah dengan hadirnya Lawu Fun Run 2026 dapat mendorong ekonomi sekitar, seperti hotel maupun penginapan yang laris dipenuhi para pelari. Selain itu, area Telaga Sarangan menjadi destinasi para pelari untuk melintas,” ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Kampung Susu Lawu. Dompet Dhuafa turut mendorong peningkatan produksi sapi serta penguatan pemasaran produk susu melalui kafetaria dan gerobak sepeda listrik agar jangkauan pemasaran semakin luas.
Lawu Fun Run 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga tahunan, tetapi dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan pariwisata Magetan.





