SALATIGA – Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama IAIN Salatiga untuk kedua kalinya meresmikan satu unit foodtruck untuk program Kantin Kontainer Keliling.
Kantin kontainer ini akan dikelola oleh 10 mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, namun memiliki kecerdasan dan semangat berwirausaha.
Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd., selaku rektor IAIN Salatiga mengungkapkan, dengan program Kantin Kontainer mahasiswa berlatar belakang ekonomi kurangpun, masih dapat melanjutkan kuliah.
“Kita menyeleksi mahasiswa yang benar-benar kekurangan dalam segi ekonomi, namun memiliki semangat belajar yang besar dan berjiwa wirausaha, untuk mengelola Kantin Kontainer,” ungkap beliau.
Choirul Umam, salah satu penerima manfaat Kantin Kontainer yang kini sudah menjadi alumni di IAIN Salatiga mengungkapkan bahwa, dari mengelola kantin, dirinya dapat menyelesaikan kuliahnya dan kini sedang meneruskan kuliah S2 yang juga biayanya dari hasil mengurus Kantin Kontainer.
“Alhamdulillah dari hasil mengurus kantin, saya bisa membiayai kuliah sendiri tanpa sedikitpun meminta dari orangtua. Sekarang saya juga sedang melanjutkan studi S2 saya,” jelas Umam, yang kini sedang menjalankan S2 Pendidikan Agama di IAIN Salatiga.
Sementara Yuli Pujihardi, selaku perwakilan dari Dompet Dhuafa Filantropi yang juga merupakan Direktur Mobilisasi ZIS mengatakan Dompet Dhuafa ingin menyiapkan pegusaha-pengusaha muda yang nantinya mengembangkan UMKM menjadi lebih baik, demikian dilaporkan Fajar.





