Meletus Empat Kali, Badan Geologi Tetapkan Radius Bahaya 4 Kilometer dari Kawah Gunung Ibu

Erupsi Gunung Ibu, Senin (13/5)/ foto: Antara

HALMAHERA – Badan Geologi mencatat Gunung Ibu di Pulau Halmahera Maluku Utara meletus empat kali secara beruntun pada Jumat (2/8) pagi hingga siang.

Sehingga Badan Geologi menetapkan radius 4 kilometer (km) dari kawah sebagai zona bahaya untuk masyarakat yang beraktivitas.

“Masyarakat dan wisatawan diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun pada radius 4 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu,” kata Kepala Badan Geologi M. Wafid dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa letusan Gunung Ibu pada pukul 09.41 WIT itu tercatat di seismograf memiliki amplitudo maksimum 28 milimeter atau tergolong besar dari umumnya dan berlangsung selama lebih kurang 2 menit 11 detik.

Pada erupsi tersebut Gunung Ibu menghembuskan abu lebih kurang 1,5 km ke udara dari kawah aktif atau 2.825 meter di atas permukaan laut dengan kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara.

Dua letusan kembali terjadi hanya berselisih satu hingga tiga jam dari sebelumnya, kali ini terekam dengan amplitudo maksimum 9-24mm yang berlangsung 2 menit 13 detik, tinggi kolom abu teramati setinggi 1,5 km.

Tiga rentetan letusan selanjutnya teramati mulai dari pukul 12:30 WIT hingga 15:38 WIT yang beramplitudo sebesar 8-13 mm dengan waktu lebih cepat dan singkat tak lebih dari 100 detik.

Petugas Badan Geologi yang bertugas di posko pemantau Desa Tokuoko melaporkan sampai saat ini aktivitas vulkanik Gunung Ibu masih berada pada status level III atau siaga.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here