JAKARTA, KBKNEWS.id – Film horor religi Qodrat 2 telah meraih lebih dari satu juta penonton sejak pertama kali tayang di bioskop pada libur lebaran kemarin.
Sedikit gambaran tentang film ini, menceritakan tentang Ustadz Qodrat yang dimainkan Vino G Bastian, sebagai sosok yang teguh dalam keyakinannya ditengah cobaan berat yang mengancam keluarganya.
Perjuangannya melawan iblis yang menargetkan istrinya mencerminkan konflik batin antara mempertahankan iman dan menghadapi realitas pahit kehilangan.
Salah satu ayat Al Quran yang menjadi salah satu inspirasi dalam film ini adalah Surat Ali Imran ayat 139, yang berbunyi “Wa lâ tahinû wa lâ taḫzanû wa antumul-a‘launa ing kuntum mu’minîn,” yang artinya “Janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, padahal kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang-orang mukmin.”Â
Profesor Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah, mengatakan ayat ini merupakan potongan semangat dari langit. Ia turun dalam konteks pasca Perang Uhud, saat umat Islam mengalami kekalahan dan kesedihan mendalam.
Tapi Allah memberikan penguatan: jangan lemah, jangan bersedih, karena jika kamu beriman, kamu tetap yang paling tinggi derajatnya (Profesor Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, [Ciputat: Penerbit Lentera Hati, 2002], jilid II, halaman 227).
Allah menegaskan agar kaum beriman tidak melemah dan tidak bersedih hati karena musibah yang menimpa. Justru, mereka harus memperkuat fisik dan mental untuk tetap teguh di jalan perjuangan.
Ayat ini memuat logika spiritual yang luas: mengapa harus bersedih jika orang-orang yang gugur telah memperoleh surga, dan yang terluka mendapat ampunan Allah? Ini adalah bentuk penghargaan Ilahi yang tak ternilai, yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang benar-benar memiliki keimanan yang kokoh. Â
Pesan Al Quran tersebut hadir dalam narasi Qodrat 2, yang meski berbalut genre horor, mengusung perjuangan seorang tokoh melawan keputusasaan, menggenggam iman, dan melawan kegelapan batin, serta kekuatan yang jahat.
Kekuatan ayat tersebut juga menjadi salah satu yang memicu artis Dian Sastrowardoyo untuk mau memproduseri film yang juga dibintangi Acha Septriasa ini.
“Ini adalah ayat yang merupakan motivasi besar buat orang-orang beriman untuk bisa tetap kuat dan enggak menyerah dalam menghadapi tantangan hidup,” tegas Dian, dalam salah satu podcast.





