WASHINGTON (KBK) – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah menaikan status Pusat Operasi Darurat ke Level 1, Presiden Obama pun mengambil keputusan untuk menggelontorkan dana sekitar 1,8 miliar US dolar untuk penanganan darurat melawan virus Zika yang cepat menyebar di negara itu.
Dalam sebuah wawancara yang disiarkan Senin “CBS This Morning,” Obama meminta masyarakat untuk tidak panik atas Zika. Penyakit diakibatkan nyamuk ini diyakini menyebabkan bayi lahir dengan kepala abnormal, atau mengecil
“Kabar baiknya adalah, virus ini tidak seperti Ebola, orang tidak mati karena Zika banyak orang terkena penyakit ini tapi tidak tahu kalau mereka sudah terkena,” kata Obama. “Apa yang kita sekarang tahu adalah virus ini tampaknya berisiko yang signifikan bagi wanita hamil.”
Pemerintahan Obama memandang perlu “bekerja secara agresif” untuk membatasi penyebaran wabah Zikaselama beberapa bulan ke depan.
“Menghadapi musim semi dan mendakati musim panas, membuat populasi nyamuk yang lebih besar dan lebih aktif, kita harus sepenuhnya waspada untuk mengurangi dan cepat mengatasi transmisi lokal dalam AS benua, terutama di Amerika Serikat Selatan,” kata juru bicara Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa anggaran 2017, Obama meminta ke kongres lebih dari 1,8 miliar dolar AS untuk dana darurat melawan Zika.
Dalam proposal Obama, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS akan menerima 1,48 miliar dolar, lebih dari setengah dari yang dianggarkan untuk CDC, untuk mendukung kesiapan dan respon, pengawasan, meningkatkan kapasitas laboratorium untuk pengujian Zika dan membentuk tim respon cepat.
Seperti dilaporkan Xinhua, Badan Pembangunan Internasional dan Departemen Luar Negeri akan menerima 376 juta dolar untuk mendukung kemampuan negara-negara yang terkena dampak, untuk mengendalikan nyamuk dan penularan virus tersebut.





