Obat Tak Ditanggung BPJS, Penyakit Kakek Ini Semakin Parah

Ejek tidak sanggup untuk membeli obat semahal itu. Akhirnya ia tdak melanjutkan berobat di rumah sakit.

Saat ini, penyakit kakek ini sudah tergolong parah, karena sudah melebar serta mengeluarkan cairan nanah dan berbau tidak sedap pada bagian paha sebelah kanan.

“Untuk satu kali berobat ke Puskesmas, membutuhkan biaya sebesar Rp400 ribu untuk membeli obat. Namun karena uang kami tidak cukup, kami hanya mampu membeli obat murah di klinik seharga Rp160 ribu,” ujar Ejek.

Ejek mengaku, obat yang dibelinya di klinik hanya untuk menghilangkan rasa sakit yang dideritanya, walaupun sifatnya hanya sementara. Namun paling tidak, obat murah itu cukup membuatnya bisa sedikit tenang, walau penyakitnya tidak kunjung membaik.

Kini dengan kondisi tubuhnya yang semakin lemah akibat semakin melebarnya penyakit yang diderita, ia hanya bisa pasrah dan berharap uluran tangan para donatur.

Dikutip dari Klik Positif, penyakit kakek ini bermula karena ketusuk duri pelepah kelapa sawit pada bagian punggung kaki. Saat itulah dirinya merasakan sakit yang luar biasa hingga menjalar ke paha bagian kanan bawah.

“Sudah dibawa berobat ke Puskesmas namun tak kunjung sembuh, sudah tiga bulan saya hanya pasrah dengan sakit yang mulai memakan bagian daging paha kanan saya,” tuturnya.

“Waktu itu dokter mengatakan, penyakit saya bisa disembuhkan tapi butuh biaya besar, saya kan tidak punya uang banyak,” tutur Ejek sedih.

SELANJUTNYA : Tanggungjawab Berat

Advertisement