Selain menanggung biaya untuk berobat, ia juga juga harus menanggung biaya istri serta tiga anaknya. Sehingga sebelumnya, meskipun sakit Ejek tetap berusaha bekerja.
Tapi, sejak sebulan yang lalu Ejek tidak lagi bisa berkerja karena sakitnya sudah semakin parah. Peran Ejek mencari nafkah digantikan isterinya.
Ejek bersama isteri dan tiga anaknya itu tinggal di rumah tua berukuran 4X6 meter yang berdinding papan. Tidak ada barang mewah di dalam rumahnya. Walau sakit, Ejek hanya berbaring pada sehelai tikar yang lusuh, sementara untuk penerangan hanya menggunakan satu bola lampu listrik bantuan tetangga.
Jasmir Sikumbang yang merupakan tetangga Ejek, mengaku sedih dan prihatin atas nasib yang menimpa Ejek dan keluarganya. Ia menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya membeli obat, kadang-kadang warga setempat turut mengumpulkan sumbangan.




