Laporan dari Istanbul
ISTANBUL (KBK)—Penjaga pantai Turki menemukan empat mayat pengungsi di lepas pantai provinsi Muğla Barat pada Kamis malam (19/11). Mayat yang ditemukan adalah dua orang anak dan seorang wanita. Semua mayat yang ditemukan telah dikirim ke rumah sakit Bodrum.
Potongan tubuh yang ditemukan tersebut diyakini merupakan bagian dari sekelompok pengungsi yang dilaporkan hilang setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam, di lepas pantai di dekat distrik Bodrum pada Rabu (18/11) lalu.
Perahu pengungsi tenggelam di laut Aegean, dekat dengan sebuah pulau yang bernama Catalada. Penjaga pantai masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Lima orang pengungsi dari kelompok yang sama sebelumnya telah diselamatkan pada Rabu. Kemudian mereka dikirimkan ke penjaga pantai yang berada di wilayah Turgutreis. Menurut informasi yang dirilis media setempat, dailysabah.com, perahu tersebut sedang dalam perjalanan menuju ke Pulau Kos di Yunani. Pulau ini merupakan salah satu tujuan yang disukai oleh sebagian besar pengungsi.
Empat provinsi Turki yakni, Izmir, Muğla, Aydın, dan Çanakkale, adalah wilayah yang berhadapan langsung dengan pulau-pulau Yunani yang terletak di laut Aegea dan Mediterania. Wilayah ini adalah tempat utama bagi para pengungsi untuk meninggalkan Turki menuju daratan Uni Eropa.
Menurut laporan dari Organisasi Migrasi Internasional, sepanjang tahun ini setidaknya sebanyak 3.138 pengungsi telahh meninggal menyebrangi Laut Mediterania. Selain itu, berdasarkan laporan dari Badan Pengungsi PBB, sejauh ini jumlah pengungsi yang menyebrang ke Eropa melalui jalur laut Mediterania sudah lebih dari 640.000 orang.




