spot_img

Penting untuk Jemaah Haji, Jangan Lakukan 6 Hal Ini saat di Tanah Suci

MAKKAH – Selama kurang lebih 40 hari, jemaah akan berada di Tanah Suci, di mana aturan yang berlaku berbeda dengan di Indonesia. Jemaah perlu mengetahui beberapa hal yang dilarang dilakukan di Arab Saudi untuk menghindari masalah selama beribadah di Tanah Suci.

Berikut adalah beberapa perilaku yang harus dihindari selama berada di Tanah Suci:

1. Membentangkan Spanduk

Berfoto dengan membentangkan spanduk atau menggunakan identitas kelompok saat perjalanan atau wisata adalah hal yang lazim di Indonesia.

Namun, jangan mencoba melakukan hal ini saat berhaji, terutama di kawasan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Anda harus siap-siap berurusan dengan pihak keamanan di Arab Saudi jika melakukannya.

Di dalam maupun di luar kompleks masjid, jemaah tidak boleh membentangkan spanduk, barang, atau bendera yang menunjukkan identitas personal atau kelompok tertentu.

Otoritas Saudi melarang keras pengibaran penanda-penanda tersebut, termasuk bendera Merah Putih. Oleh karena itu, spanduk seperti milik KBIH, biro travel, dan sebagainya jangan pernah dibawa masuk ke masjid jika tidak ingin berurusan panjang dengan otoritas keamanan Saudi.

2. Berkerumun Lebih dari 5 Orang

Arab Saudi juga menerapkan aturan ketat bagi jemaah yang ketahuan berkerumun lima orang atau lebih dalam waktu lama. Jika askar masjid menemukan jemaah yang melakukan hal ini, mereka akan mengusir atau meminta jemaah untuk terus bergerak.

Selain berpotensi menghambat alur pergerakan orang, berkerumunnya jemaah juga bisa menimbulkan kecurigaan.

Oleh karena itu, jika perlu bertemu dengan sesama jemaah, lebih baik dilakukan di luar kompleks masjid atau secara terbatas dan sambil terus bergerak.

3. Mengambil Barang Temuan

Aturan lain yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji Indonesia adalah jangan sekali-kali mengambil barang yang tergeletak di masjid dan sekitarnya.

Meskipun niat jemaah baik untuk mengamankan barang tersebut, hal ini bisa disalahartikan sebagai tindakan pencurian. Ratusan CCTV yang berada di dalam dan luar masjid akan menangkap pergerakan jemaah yang dicurigai.

Oleh karena itu, jika menemukan barang berharga yang tercecer atau tergeletak, sebaiknya segera hubungi petugas terdekat. Biarkan petugas yang mengamankan barang tersebut agar jemaah tetap aman.

4. Membuat Video Terlalu Lama

Pada prinsipnya, pembuatan rekaman video atau audio cukup longgar diberlakukan oleh otoritas Saudi. Banyak jemaah yang merekam saat kumandang azan, proses tawaf, sai, tahalul, berdoa di Raudlah, dan sebagainya.

Bahkan, aturan larangan selfie pun kadang ketat, kadang longgar. Hal ini tergantung pada kepandaian jemaah memanfaatkan situasi dan kelengahan petugas atau askar.

Namun, jika pengambilan video dilakukan dalam waktu lama dan secara statis, hal ini biasanya akan menimbulkan kecurigaan. Apalagi jika perekaman disertai alat pendukung seperti tripod, lampu, mikrofon khusus, kabel audio-video, dan sebagainya.

Petugas Saudi sering melakukan patroli, baik secara langsung maupun melalui CCTV. Jika melanggar, kamera dan perekam bisa ditahan, bahkan rekaman dapat dihapus.

5. Merokok

Aturan lain yang sering dilanggar oleh jemaah adalah merokok di kompleks masjid. Jemaah Indonesia biasanya merokok setelah salat atau sambil menunggu waktu salat berikutnya.

Namun, sebaiknya merokok dilakukan di tempat yang jauh dari kawasan masjid. Jika ketahuan, jemaah pasti akan diingatkan. Bahkan, jika bertemu dengan petugas yang tegas, jemaah bisa ditahan dan diproses hukum.

6. Buang Sampah

Pengelola masjid sangat ketat dalam menjaga kebersihan kawasan. Oleh karena itu, jemaah haji tidak boleh sembarangan membuang sampah seperti plastik bekas sandal, botol minuman, bungkus makanan, dan lain sebagainya.

Pengelola telah menyediakan kotak-kotak sampah di banyak sudut. Bahkan, di dalam masjid ada petugas khusus yang berkeliling membawa plastik besar sebagai tempat pembuangan sampah jemaah.

Jika sulit menemukan tempat sampah, lebih baik menyimpan sementara botol bekas dan sampah lainnya di tas atau membawanya terlebih dahulu.

Sebab  jika ketahuan sengaja mengotori masjid dan sekitarnya, jemaah akan terekam CCTV. Tak lama kemudian, askar masjid akan menahan untuk dilakukan pemeriksaan.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles