JAKARTA, KBKNEWS.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kondisi darurat nasional terkait gangguan di bandara akibat penutupan sebagian pemerintahan yang telah berlangsung selama 41 hari.
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut situasi ini sebagai “krisis nasional” dan mengumumkan akan menandatangani perintah eksekutif untuk segera membayar petugas Transportation Security Administration (TSA).
“Karena Demokrat secara ceroboh menciptakan krisis nasional, saya menggunakan kewenangan hukum untuk melindungi negara kita. Saya akan menandatangani perintah untuk segera membayar agen TSA guna mengatasi situasi darurat ini,” tulis Trump.
Penutupan pemerintahan dipicu kebuntuan politik terkait pendanaan Department of Homeland Security (DHS), khususnya soal kebijakan penegakan imigrasi. Dampaknya, operasional TSA terganggu, menyebabkan antrean panjang dan kekacauan di sejumlah bandara di seluruh Amerika Serikat.
Trump menuding Partai Demokrat menolak mendanai penegakan imigrasi dan menjadi penyebab utama kekacauan di bandara. Meski demikian, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas TSA yang tetap bekerja di tengah ketidakpastian pembayaran gaji.
Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi tambahan terkait langkah tersebut. Situasi masih berkembang seiring upaya pemerintah mengatasi dampak penutupan pemerintahan terhadap layanan publik, khususnya sektor transportasi udara.





