Penyebab Mobil Terbakar Usai Kecelakaan Menurut Pakar

Ilustrasi mobil terbakar. (Shutterstock)

JAKARTA – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan, yakni Bus Primajasa, Daihatsu Gran Max, dan Terios di jalur contraflow Km 58 Tol Jakarta-Cikampek, menyebabkan Gran Max dan Terios hangus terbakar.

Selain dua orang mengalami luka, 12 orang lainnya meninggal akibat kecelakaan tersebut, termasuk tujuh laki-laki dan lima perempuan.

Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif dan akademisi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mengemukakan beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan mobil terbakar usai mengalami kecelakaan.

“Bisa jadi karena hantaman keras dapat merusak tangki bahan bakar atau sistem saluran bahan bakar, menyebabkan kebocoran bensin,” ujar Yannes, dilansir dari Antara, Selasa (9/4/2024).

Dia menjelaskan bahwa dampak dari tabrakan keras bisa menyebabkan kerusakan pada tangki bahan bakar atau sistem saluran bahan bakar mobil.

Hal ini dapat mengakibatkan bocornya bensin yang mudah terbakar, terutama jika terjadi kontak dengan permukaan yang panas atau sumber api di sekitarnya.

Selain itu, kecelakaan juga bisa menyebabkan korsleting listrik karena kerusakan pada kabel atau komponen listrik lainnya.

Api yang timbul akibat korsleting ini juga dapat menyulut bahan bakar yang bocor, meningkatkan risiko terjadinya kebakaran mobil.

Menyikapi kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 58 pada hari Senin (8/4/2025), Yannes mengindikasikan bahwa kombinasi dari kebocoran bahan bakar, percikan api dari sistem kelistrikan yang rusak, dan peningkatan suhu akibat tabrakan kemungkinan besar menjadi penyebab utama terbakarnya mobil.

Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut di lapangan untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian tragis tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here