Pertemuan Trump dan Putin Direncanakan Setelah Lawatan Timur Tengah

Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak main-main, akan melaksanakan ancamannya mengenakan tarif impor tinggi terhadap sejumlah negara. (foto: tribune)

JAKARTA, KBKNews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya kemungkinan besar tidak akan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, saat kunjungannya ke Arab Saudi. Namun, ia menegaskan, pertemuan dengan Putin akan dilakukan setelah kunjungan tersebut.

Gedung Putih sebelumnya telah mengumumkan bahwa Trump dijadwalkan melakukan perjalanan ke Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar pada 13 hingga 16 Mei.

“Itu mungkin, tetapi kemungkinan besar tidak. Saya pikir kami akan bertemu dengannya segera setelah itu,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu (23/4/2024).

Sebelumnya, Gedung Putih menginformasikan bahwa utusan khusus Presiden Trump, Steve Witkoff, akan mengunjungi Rusia dalam pekan ini untuk membahas konflik di Ukraina dengan Presiden Putin.

“Kami merasa, sekali lagi, kami berharap sedang bergerak ke arah yang benar. Dan, utusan khusus, Steve Witkoff, akan kembali menuju Rusia akhir pekan ini untuk melanjutkan pembicaraan dengan Vladimir Putin,” kata juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt kepada para wartawan, dilansir dari Sputnik-OANA.

Sementara itu, pada Senin (19/4/2024), Trump menyampaikan harapannya bahwa terdapat peluang yang sangat besar bagi Rusia dan Ukraina untuk mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat, guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here