PARUNG – Dissaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa memberikan materi kesiap-siagaan bencana kepada peserta pelatihan kepemimimpinan ‘Regional Leadership Training,’ di Zona Madina, Parung, Sabtu (31/8/2019).
Sebanyak 130 mahasiswa dari berbagai kampus terkemuka mengikuti kegiatan ini
Ahmad Riyadi, salah satu anggota DMC Dompet Dhuafa menyampaikan kepada para peserta untuk selalu siap siaga dalam kodisi apapun.
“Setelah kawan-kawan kembali ke daerah atau kampusnya nanti, masing-masing harus siap memberi wawasan kepada masyarakat tentang tindakan yang dilakukan saat terjadinya bencana. Minimal kepada orang-orang terdekat,” pinta Ahmad Riyadi, kepada peserta ketika memberikan penjelasan.
Di sela-sela penyampaian materi, Ahmad Riyadi menyisipkan simulasi-simulasi kecil ketika sebuah bencana terjadi. Dari apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak semestinya dilakukan. Riyadi menandakan gempa sedang berguncang dengan bunyi sirine. Sedangakan jika sirine berhenti, bertanda guncangan berhenti.
“Kami buat simulasi kecil untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman mereka tentang bencana. Apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak. Setelah itu, kita adakan diskusi sebagai evaluasi bersama tindakan yang benar dan yang kurang tepat dilakukan,” terangnya.
Riyadi memaparkan tujuan lainnya menyisipkan pembekalan kebencanaan kepada peserta RLT, diharapkan para peserta siap menjadi relawan dan garda depan DMC Dompet Dhuafa ketika terjadi musibah bencana.
“Teman-teman kita ini kan tersebar di seluruh indonesia, jadi ketika mereka kembali ke kotanya masing-masing dan terjadi bencana, maka sudah hadir sebagai relawan terlatih. Segera dapat dengan tanggap melakukan apa yang harus mereka lakukan, sebagai tindakan awal sebelum bantuan dari tim profesional datang,” tutupnya, sebagaimana dilaporkan Muthohar.





