Potensi Bahaya yang Disimpan Gunung Ruang, Penduduk Sekitar Wajib Tahu

Visualisasi erupsi yang disertai kilatan petir vulkanik terjadi di Gunung Ruang yang berlokasi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (17/4/2024). (Foto: PVMBG)

SITARO – Badan Geologi mengingatkan jika Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, menyimpan potensi bahaya awan panas hingga banjir lahar yang perlu diwaspadai oleh penduduk lokal.

Dia menjelaskan, potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan awan panas, lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang. 

Wafid mengatakan aktivitas erupsi yang terjadi pada 17 April dan 30 April 2024 membuat stasiun seismik yang berjarak 1,5 kilometer dan 2,7 kilometer dari pusat kawah mengalami kerusakan.

Peristiwa dua kali letusan itu menyebabkan kegiatan perekaman aktivitas vulkanik menjadi terganggu karena jarak Pos Pengamatan Gunung Ruang sejauh 5 kilometer dari pusat kawah.

Kegiatan pemantauan dilakukan secara visual dan instrumental melalui pos pengamatan gunung api yang berlokasi di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara.

Sejarah erupsi Gunung Ruang tercatat sejak tahun 1808 dan memiliki interval erupsi berkisar antara 1 hingga 30 tahun.

Erupsi terakhir gunung api kerucut tipe A itu sebelum kejadian erupsi di tahun 2024, terjadi pada tahun 2002 yang merupakan erupsi eksplosif disertai awan panas dan mengakibatkan kerusakan lahan dan pemukiman serta mengharuskan pengungsian penduduk.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here