Press Touring Ramadan, 50 Jurnalis Ikut Jelajahi Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa mengajak 50 jurnalis dari berbagai media mengikuti kegiatan Press Touring “Berzakat Itu Kalcer” di kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa, Parung, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-21 Ramadan 1447 H ini menjadi bagian dari kampanye Ramadan Dompet Dhuafa sekaligus memperkenalkan langsung program pemberdayaan berbasis dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Rombongan jurnalis berangkat pukul 10.00 WIB dari Philanthropy Building, kantor pusat Dompet Dhuafa di Jakarta Selatan menuju kawasan Zona Madina.

Destinasi pertama adalah program pemberdayaan ekonomi plasma Ayam Arab petelur di Kampung Kemang, Jampang, Parung, Bogor, tepatnya di Pondok Pesantren Miftahul Jannah.

Peternakan tersebut memiliki kapasitas sekitar 250 ekor Ayam Arab dengan produksi rata-rata 150–160 butir telur per hari. Para jurnalis bahkan turut merasakan pengalaman memanen telur langsung di lokasi.

“Senang sekali bisa ikut press touring dari Dompet Dhuafa. Acaranya seru dan asik karena bisa menjelajahi program-program pemberdayaan,” ujar Yalsa Awalita, jurnalis dari Olenka Media.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Madaya Coffee, tempat para peserta diperkenalkan dengan berbagai kopi hasil pemberdayaan Dompet Dhuafa, seperti Kopi Gayo, Kopi Solok, Kopi Kemloko, hingga Kopi Kahaya, yang juga menjadi menu di kafe Madaya.

“Acara press touring Dompet Dhuafa selalu seru. Banyak kisah dan motivasi dari program-program pemberdayaannya,” kata Azis, jurnalis Bens Radio.

Kegiatan ditutup dengan sesi Fun Baking di Madina Bakery, di mana para jurnalis berkreasi membuat roti secara berkelompok dalam suasana santai dan penuh gelak tawa.

Deputy Direktur Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang terus mendukung penyebaran informasi mengenai program pemberdayaan berbasis zakat.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin dalam mewartakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai model pemberdayaan masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah, sebelum rombongan kembali ke Jakarta.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here