MAKASSAR – Panitia Prolog Festival menggandeng Dompet Dhuafa untuk mengajak pengunjung peduli terhadap lingkungan melalui program Replant the Planet yaitu sedekah pohon untuk pencegahan abrasi pantai.
Pesta musik tahunan yang digelar pada 10 – 13 November di Pantai Akarena, Kota Makassar, Sulawebali ini bergulir seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni menyajikan berbagai genre musik, dari pop, rock, indie, dangdut, hingga hard-core.
“Senada dengan tema Prolog Fest tahun ini yaitu Rewrite the Stars, Dompet Dhuafa juga ikut mengajak para pengunjung festival ikutan dalam program Replant the Planet. Bersama kita menuliskan dan mencatat sebuah perubahan ekosistem yang lebih baik dalam hal ini lingkungan bumi,” sambut Rahmat Hidayat.
Disana, sudah tersedia booth dan scan barcode donasi pohon pagi para pengunjung. Dengan begitu, mereka dapat ikut berpartisipasi melakukan aksi kebaikan untuk bumi.
Direktur Prolog Fest, Juang Manyala menyambut hangat kolaborasi kebaikan bersama Dompet Dhuafa menyebutkan gerakan peduli lingkungan tersebut sebagai penyesuaian tema yang diusung, yaitu Rewrite The Stars adalah sebuah frasa tentang bagaimana menulis ulang harapan.
Dalam gelaran Prolog Fest, Dompet Dhuafa juga menyediakan mushala untuk digunakan para pengunjung agar senantiasa dapat beribadah. Demi kelancaran dan kekhusyukan beribadah, Dompet Dhuafa pun menyediakan dua mushala yang diperuntukan berdasarkan jenis kelamin, yaitu mushala laki-laki dan mushala perempuan.
Meskipun dalam suasana hingar-bingar festival musik, dimana terdapat banyak panggung hiburan dengan intensitas yang ramai, banyak pengunjung yang tidak lupa beribadah. Hadirnya mushala di tengah Prolog Fest 2022 ini dinilai sangat membantu para pengunjung.





