MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan melalui telepon kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tantang pentingnya menghormati kedaulatan Suriah.
Situs resmi Kremlin mengatakan Presiden Putin dan Netanyahu membahas serangan udara Israel di pangkalan udara Suriah melalui telepon pada Rabu (11/4/2018).
“Agenda Suriah telah dibahas, termasuk serangan udara baru-baru ini yang diluncurkan oleh Angkatan Udara Israel di pangkalan udara Tiyas yang terletak di provinsi Homs,” kata pernyataan tersebut, dipantau Anadolu.
Menurut Kremlin, Putin menyerukan untuk tidak melakukan tindakan “mengacaukan situasi di Suriah dan mengancam keamanan negara”.
Percakapan keduanya diketahui diprakarsai oleh pihak Israel.
Sebelumnya, Rusia dan Suriah menuduh jet Israel menembakkan peluru kendali di pangkalan udara Tiyas di provinsi Homs Suriah yang menewaskan 14 orang, termasuk warga Iran.





