Rumah Adat Khas Manggarai NTT

Rumah adat khas Manggarai ini mengadopsi rancang bangun tradisional berbentuk kerucut poligonal (niang) yang dipadukan dengan sentuhan material modern. Struktur bangunannya dibuat sedikit berpanggung dengan fondasi tiang kokoh yang menopang lantai utama. Dinding luar terbuat dari papan kayu rapi berbalut cat kuning cerah, memberikan kesan hangat dan ramah. Pada bagian depan, terdapat teras terbuka berpagar kayu yang berfungsi sebagai area penerima tamu maupun ruang santai bagi keluarga.

Jika dilihat dari atas, rumah ini memperlihatkan tata geometri atap bersegi banyak yang sangat teratur dan simetris. Atap menggunakan lembaran seng gelombang berwarna gelap yang menyatu pada puncak kerucut berhiaskan ornamen tradisional di ujungnya. Komposisi bangunan terdiri dari atap utama yang menjulang tinggi di bagian tengah serta sambungan atap di sisi-sisinya yang memayungi area teras dan ruangan tambahan, menciptakan aliran air hujan yang efisien sekaligus siluet khas arsitektur vernakular Flores.

Memasuki bagian dalam, tata ruang dirancang luas dan lapang mengikuti denah melingkar atau bersegi banyak. Dinding papan kayu bagian dalam tetap mempertahankan struktur rangka kayu ekspos yang kokoh, dilengkapi jendela kaca sederhana untuk sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Bagian langit-langit dibiarkan terbuka memperlihatkan struktur kuda-kuda dan rusuk kayu penyangga atap, sehingga memberikan kesan ruangan yang lega, bersahaja, dan menyatu dengan alam.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here