Rumah Terendam Banjir Dua Meter, Ibu di Dayeuhkolot Kisahkan Sudah Mengungsi Hampir Satu Bulan

Ilustrasi banjir di Kecamatan Dayeuh Kolot Bandung pada Maret 2016/ Foto: tribunnews

BANDUNG – Sejumlah warga di Kampung Bojong Asih, Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian di kawasan Kantor Desa Dayeuhkolot hampir satu bulan.

Titi Kartiwa (66), seorang warga, mengaku sudah satu bulan berada di tempat pengungsian karena tempat tinggalnya sempat terendam banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter lebih, dan kini meski telah surut tetap masih terendam dengan ketinggian selutut orang dewasa.

Selama di pengungsian, ia mengaku mendapatkan bantuan dari kepala desa. Meski terbilang tidak cukup, namun ia memanfaatkan bantuan agar bisa cukup untuk suami dan kedua cucunya tersebut yang ikut mengungsi.

Dirinya pun mengaku sempat mengalami gatal-gatal dan kaki yang sakit. Akibat sering masuk ke area banjir untuk melihat rumah yang terendam. Beruntung katanya sudah ada tim puskesmas yang mengobati meski hanya hari Jumat saha adanya.

“Bantuan dari desa beras satu liter terus mi instan dua bungkus untuk satu hari,” ujarnya. Untuk menambah asupan makanan, Titi mengungkapkan sang suami tiap hari berjualan aksesoris gelang. Dengan penghasilan Rp 150 ribu perhari. “Ke ibu mah paling nerima Rp 50 ribu dicukupkan, sisanya buat beli barang lagi,” ungkapnya, dikutip Republika.co.id.

 

Advertisement