Saksi : Ledakannya Kayak Bom, Saya Sampai Tiarap

bom

JAKARTA – Kebakaran gudang petasan di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, pagi tadi menewaskan setidaknya 23 orang dan melukai puluhan orang lainnya. Menurut salah seorang saksi mata, Agus (50). Saat kejadian, sosok sopir truk ini hanya berada sekitar 10 meter dari gerbang gudang tersebut.

Agus menuturkan, sekitar pukul 09.00 WIB, dirinya sedang bersantai bersama sejumlah anggota Brimob di dekat lokasi. Tiba-tiba, boom! Terjadi ledakan keras dari gudang petasan tersebut.

“Itu ledakannya keras sekali kayak bom. Saking kerasnya ledakan, saya sama beberapa Brimob sampai tiarap,” kata Agus dilokasi kejadian.

Kemudian, lanjut Agus, api berkobar dan asap hitam mengepul di gudang petasan tersebut. Terjadi beberapa ledakan susulan namun lebih kecil. Tak lama, para pegawai di dalam gudang tersebut berlarian menyelamatkan diri. Beberapa berlari dalam kondisi tubuh terbakar.

“Orang pada teriak. Terus keluar ibu-ibu udah habis pakaiannya. Dia ditolong sama Brimob,” ucapnya.

Para warga sekitar dan kemudian berdatangan ke arah gudang tersebut. Mereka, bersama Brimob, kemudian menjebol tembok pabrik untuk memudahkan para korban keluar.

“Nah nggak berapa lama api semakin gede. Warga menyingkir. Kemudian ada ledakan kedua lebih besar sampai merubuhkan tembok,” ucap Agus.

Advertisement