Beijing-Keseriusan pemerintah Cina memerangi pornografi diperlihatkan. Hingga bulan ini pemerintah Cina telah menutup ribuan laman yang berbau konten pornografi.
PejabatĀ Cina menegaskan hal tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap pornografi dan publikasi ilegal, serta melindungi generasi muda.
Seperti dikutip Reuters, Jumat (16/12/2016), penutupan tersebut sudah dilakukan Pemerintah Tiongkok sejak April 2016. Sebanyak 2.500 laman telah ditutup dan sedikitnya 3.000 posting dihapus selama delapan bulan sampai Desember 2016.
Berdasarkan laporan Xinhua, selain live streaming, Pemerintah juga menargetkan penyimpanan cloud, aplikasi chatting, dan video-video vulgar. Kantor Pejabat Tiongkok menyebutkan, media sosial telah menjadi alat utama untuk menyebarkan konten ilegal.
Aplikasi telepon genggam berbayar seperti Alipay dan WeChat juga memberikan pengaruh. Perangkat lunak ini telah memungkinkan individu untuk membuat keuntungan besar.





